Personal Blog Seputar Informasi Teknologi Terkini

Senin, 16 Oktober 2017


Setiap orang tentu mengidam-idamkan hunian yang bagus dan nyaman. Namun, rumah yang bagus tidak harus selalu yang baru. Bila rumah kita sudah tua, kita juga dapat membuatnya menjadi lebih bagus. Namun, untuk mewujudkannya, kita harus memiliki melakukan beberapa hal. Apa saja langkah-langkah yang tepat untuk renovasi rumah tua?

Menentukan Pilihan

Untuk merenovasi rumah yang sudah tua, kita memiliki dua pilihan. Kita dapat membongkar dan membangun dari awal atau hanya renovasi saja. Pilihan pertama mungkin membuat persiapan renovasi menjadi lebih mudah. Namun bila budgetnya terbatas, tidak ada salahnya untuk merenovasi.

Memeriksa Kondisi Rumah

Setelah menentukan secara keseluruhan, periksalah kondisi rumah kita. Mulai dari lantai, dinding, pintu, plafon, hingga pintu dan jendela. Jangan lupa untuk mencatat dan mendokumentasikan bagian yang terlihat rusak. Misalnya seperti dinding retak, genteng pecah, serta plafon belang. Selain itu, cek juga bagian rumah yang tidak berfungsi dengan benar. Misalnya pintu dan jendela yang macet serta wastafel yang mampet. Dengan begitu, kita dapat merencanakan renovasi rumah tua sesuai kebutuhkan.

Memprioritaskan Renovasi di Bagian yang Penting

Tujuan utama renovasi rumah tua ialah agar rumah tetap sesuai standar keamanan. Jadi, utamakanlah perbaikan pada bagian rumah yang dapat membahayakan penghuninya. Misalnya seperti atap dan talang rumah yang sudah tua. Saluran air dari atap dan talang yang sudah tua menjadi salah satu penyebab kerusakan. Selanjutnya, lihatlah struktur pada rumah kita. Periksalah bila ada pondasi yang retak atau balok yang melengkung. Kemudian, kita harus mengamankan utilitas di rumah, khususnya instalasi listrik. Kabel yang sudah tua dapat menyebabkan arus pendek dan kebakaran. Untuk keselamatan penghuni rumah, singkirkanlah material yang membahayakan. Misalnya seperti atap dan plafon asbes. Asbes yang sudah tua dapat berbahaya bagi pernafasan penghuni rumah.

Renovasi Secara Bertahap

Renovasi pada rumah yang sudah tua sebaiknya dilakukan secara bertahap. Lakukan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan dan budget. Selain itu, biasanya rumah yang direnovasi terburu-buru juga cenderung lebih mudah rusak.

Membuat Rumah Menarik

Meskipun usianya sudah tua, sebuah rumah tentu memiliki daya tariknya tersendiri. Misalnya seperti detail arsitektur atau bentuk pintu dan jendela klasik. Hal-hal seperti ini dapat ditampilkan dengan perspektif baru. Dinding tua dari batu bata lama juga dapat terlihat bagus apabila dikerjakan dengan benar.

Meminta Bantuan Para Ahli

Rumah tua memiliki persiapan yang lebih khusus dibandingkan rumah biasa. Banyak kerusakan yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, jangan ragu untuk meminta pendapat para ahli. Misalnya seperti kontraktor atau arsitek yang dapat memberikan masukan terhadap rumah kita.Dengan begitu, pandangan kita mengenai rencana renovasi juga akan lebih terbuka.

Menggabungkan Bahan Material

Bahan bangunan pada rumah tua mungkin saja sudah tidak dijual di pasaran. Kalaupun ada, bisa saja biayanya jauh lebih mahal dari bahan bangunan biasa. Bila mengalami hal ini, kita harus siap untuk menggabungkannya dengan bahan material baru. Misalnya seperti kusen jati yang zaman dahulu banyak dijual. Kini, harga kusen jati tentu sangatlah mahal. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan kusen UPVC atau alumunium. Meskipun jauh lebih murah, keduanya tetap tahan lama.

Pengeluaran Tak Terduga

Sebelum renovasi dimulai, kita harus menyiapkan budget untuk pengeluaran tidak terduga. Ketika merenovasi rumah tua, potensi muncul masalah tak terduga lebih besar. Hal ini bisa terjadi karena banyak sisi rumah tua yang tidak tercatat pada saat kita memeriksa. Bagian rumah yang rusak akibat benturan atau pembongkaran juga membutuhkan tambahan biaya.

by Irwan Rifani 08.50 1 comment | in ,

1 komentar:

  1. saya selalu mikir rumah tua lebih baik dirubuhin semua, lalu bangun rumah baru. salam ayahbloggerdotcom

    BalasHapus

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites Stumbleupon Twitter

Search