Personal Blog Seputar Informasi Teknologi Terkini

Selasa, 22 Mei 2018

Sabi Software - Mendapatkan penghasilan yang tidak setara dengan jumlah kebutuhan yang semakin meningkat, membuat para masyarakat terutama para pekerja buruh pabrik atau kalangan menengah ke bawah untuk terus memutar otak agar bisa tetap  bisa menghidupi keluarga tercinta. Bahkan tidak segan-segan masyarakat mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan kepada pihak bank. Entah itu dasarnya akan digunakan untuk modal bisnis ataupun untuk kebutuhan sehari-hari.  
 
Pinjaman tanpa jaminan tersebut memang menjadi salah satu senjata ampuh bagi para warga masyarakat. Pasalnya dengan disediakannya jenis pinjaman tanpa menggunakan jaminan dari beberapa perbankan, maka masyarakat tidak akan mendapatkan beban yang terlalu berat untuk bisa mendapat pinjaman yang ia butuhkan. Dimana hanya cukup mengangsur pinjamannya setiap bulan sesuai kesepakatan awal, maka berbagai jenis jaminan seperti bpkp, sertifikat rumah, sertifikat sawah dan lain sebagainya tersebut tidak perlu diberikan kepada pihak perbankan. 
 
 
Dengan penawaran pinjaman dari bank yang menguntungkan masyarakat kalangan menengah dan bawah ini, maka anda bisa meminjam sejumlah uang dengan nilai kisaran yang bisa diyakini mampu untuk diangsur setiap bulannya. Biasanya kisaran uang yang disediakan oleh pihak perbankan sendiri adalah Rp. 3 juta sampai Rp. 5 juta. Bahkan ada yang melebihi jumlah kisaran ini. Karena memang disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perbankan. 
 
Namun perlu anda tahu, untuk bisa meminjam sejumlah uang tersebut, anda tetap harus masuk dalam syarat-syarat atau kriteria nasabah peminjam yang telah ditentukan oleh pihak bank. Apabila Anda membaca persyaratan dan kriteria yang dimaksud, tentu Anda akan tahu apakah nanti bisa mendapat pinjaman atau tidak. Dan syarat-syaratnya yaitu sebagai berikut. 
 

Syarat-Syarat Pengajuan Pinjaman Uang Tanpa Jaminan 

Dimana sebagai penyedia peminjaman uang tanpa adanya jaminan, perbankan tentu juga tidak ingin tertipu ataupun kena kibul dari para nasabahnya. Untuk itu pihak bank selalu waspada dan cukup selektif untuk memilih nasabah yang akan diberikannya sejumlah pinjaman uangnya. Yang mana seorang nasabah yang dipercaya oleh sebuah bank yaitu nasabah yang memiliki kartu penduduk asli Indonesia atau WNI. Dimana syarat yang pertama ini sangatlah dijunjung tinggi oleh pihak Bank.  
 
Selain syarat diatas, syarat selanjutnya adalah sang nasabah yang akan meminjam uang tersebut juga akan diseleksi masalah umurnya saat itu. Dimana pihak bank biasanya akan mempercayakan seorang nasabah peminjam dengan umur kisaran 21 tahun atau lebih. Mengapa demikian? Pasalnya jika peminjam berumur dibawah 21 tahun, maka bisa dipastikan pola pikirnya masih sangat plinplan dan labil. Nah, hal tersebut sangat berbeda ketika nasabah sudah berumur 21 tahun keatas, yang pasti akan memiliki pola pikir yang lebih matang. 
 
Syarat pinjaman uang tanpa jaminan yang berikutnya adalah pihak bank akan menyeleksi pemohon pinjaman uang berdasarkan gaji atau penghasilan setiap bulan dari nasabah. Biasanya, pihak bank akan memberikan pinjaman kepada pemohon pinjaman uang yang memiliki kisaran gaji antara Rp. 2 juta hinggaRp 2,5 juta. Dan untuk para pengusaha atau wirausaha, biasanya akan diberikan kriteria gaji kisaran Rp. 4 juta. Untuk masalah ini memang disesuaikan kebijakan masing-masing bank yang dimaksud. 
 
Itulah beberapa syarat umum yang biasanya berlaku untuk pihak perbankan kepada para nasabah yang ingin mengajukan sebuah pinjaman uang tanpa jaminan kepadanya. Dan untuk mendapatkan informasi lebih detailnya terkait syarat-syarat yang lain, maka anda bisa mencari tahunya dengan pergi langsung menuju bank yang menjadi tujuan anda tersebut.

by Irwan Rifani 12.02 No comments | in , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites Stumbleupon Twitter

Search