Personal Blog Seputar Informasi Teknologi Terkini

Selasa, 17 September 2019

Sabi Sotware - Ada beberapa jenis tes kesehatan yang penting untuk dilakukan, seperti tes tekanan darah, tes kanker, kolesterol, tingkat gula darah, dll. Namun selain tes tersebut, masih ada beberapa tes darah lainnya yang masih perlu dilakukan untuk mengetahui kesehatan Anda secara optimal. 

Tidak sedikit orang yang masih meremehkan beberapa jenis tes darah dan tidak melakukannya karena merasa tidak butuh. Padahal tes tersebut dapat digunakan untuk mengetahui adanya masalah pada kesehatan Anda dan dapat juga mengetahui masalah yang biasanya terlewatkan. Berikut merupakan beberapa jenis tes kesehatan yang sebaiknya Anda lakukan secara rutin selain tes darah :

tes darah

1. CRP

Tes CRP atau C reactive protein akan mengukur kadar protein dalam darah. Protein dalam darah akan meningkat jika tubuh Anda mengalami peradangan. Tes ini juga dapat dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya penyakit yang berkaitan dengan peradangan seperti penyempitan pembuluh darah arteri, penyakit jantung koroner, atau serangan jantung. 

2. HbA1c

Tes HbA1c ini dapat membantu mengetahui perkembangan tingkat gula darah dengan lebih akurat. Namun juga bisa dilakukan oleh orang biasa untuk mengetahui sebaik apa tingkat gula darah Anda. 

3. Kolesterol

Tes darah ini berfungsi untuk mengukur kadar lemak dalam tubuh kita dengan mengukur kadar lipid dalam darah. Pengukuran tersebut akan memberikan informasi jumlah kadar kolesterol dan trigliserida yang berdampak pada kesehatan jantung. Sebelum melakukan tes ini, Anda disarankan untuk berpuasa terlebih dulu sekitar 10-12 jam. 

4. Tes TORCH

Tes TORCH merupakan pemeriksaan screening berupa tes darah untuk mendeteksi sekelompok infeksi pada tubuh Anda. Tes yang memiliki kepanjangan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex ini mendeteksi adanya zat antibodi yang spesifik terhadap kuman penyebab infeksi sebagai respon tubuh terhadap adanya benda asing. Antibodi terburuk tersebut dapat berupa Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG).

5. Tes Fungsi Hati

Hati atau liver merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh yang memiliki fungsi sebagai alat ekskresi karena membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Tes fungsi hati ini digunakan untuk membantu mendiagnosis ada tidaknya penyakit hati atau liver, menilai tingkat kerusakan hati dan menentukan seberapa baik pengobatan bekerja. Jenis tersebut diantaranya SGOT, SGPT, Gamma GT, dan Alkali Fosfatase.

Demikian serangkaian tes darah yang bisa dijadikan indikator dalam memonitor kesehatan tubuh Anda secara umum. Tanpa kesehatan yang baik, semua yang dimiliki akan sia-sia. Untuk itu, sayangi kesehatan tubuh Anda dengan melakukan general check up setidaknya 3 tahun sekali. Jika membutuhkan informasi lokasi dan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan tes diatas, kunjungi saja website HonestDocs. Di website ini, Anda dapat melihat rangkaian tes berikut harga yang ditawarkan, kemudahan mendapat informasi, dan melakukan reservasi jadwal pemeriksaan.
by Rifani Irwan 19.37 No comments | in ,

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites Stumbleupon Twitter

Search